Blogger Widgets all about....: My story ~

Jumat, 08 Februari 2013

My story ~

By Indah_chan di 23.52
   Aku lahir di Jakarta pada tanggal 8 Juni 1995 di Rumah Sakit Cikini. Waktu aku dilahirkan, aku tak mengingat apapun. Aku merasa terlahir di dunia saat berumur 4 tahun, maksudnya mendapatkan kesadaran diri penuh. Entah mengapa setelah aku sadar dengan diriku sendiri, aku mulai melihat keluar rumah. Aku meminta izin kepada orangtuaku untuk bermain ke luar rumah. Kebetulan aku tinggal di komplek sebuah perumahan, yaitu Pamulang Estate. Akhirnya pertama kali aku dapat keluar rumah. Di dekat komplek rumah, terdapat sebuah taman yang sederhana, aku melihat ada seorang perempuan yang lebih dewasa dari aku. Aku berkenalan dengan perempuan itu, berkenalan selayaknya anak berusia 4 tahun. Akhirnya aku berteman dengan dia. Lisa, teman perempuan pertama yang aku kenal. Ia sangat penyayang dan melindungi aku, ia seperti kakak aku. Ya jelaslah, dia lebih tua dibandingkan aku. Aku dan Lisa selalu bermain kalau ada waktu senggang. Tidak setiap hari main karena Lisa sudah kelas 3SD waktu itu, terkadang dia harus ke Sawangan pergi ke rumah keluarganya. Jadi aku mencari teman lagi. Tak lama, aku berkenalan dengan seorang laki-laki bernama Nadhil. Ia 1 tahun lebih tua dibandingkan aku. Oh ya, aku juga punya seorang adik bernama Bagus. Jadi waktu aku berkenalan dengan Nadhil, Bagus juga kenal sama dia. Kami bertiga bermain kalau ada waktu senggang juga. Kalau Lisa ada di rumah, kami bermain berempat. Kadang kami bermain mencari harta karun, aku yang membuat hadiahnya, lalu aku sembunyikan. Rumah kami tak jauh, jadi kadang kalau bosan, tinggal ke rumah mereka. Pertemanan kami berlanjut sampai aku TK.
  Aku TK di Materdei, pertama kali masuk TK itu rasanya malu dan takut, banyak orang yang tak ku kenal di sana. Tapi berangsur-angsur aku mulai menyesuaikan diriku. Aku mencoba terbuka dengaan orang lain.Akhirnya aku mempunyai banyak teman.  Di TK A, kebetulan aku sekelas dengan Bagus. A2, itulah kelasku dan Bagus. Di TK A, aku diajarkan untuk membaca, menulis, menggambar, menempel, menggunting, dan mewarnai. Dan aku tak menyukai semua hal seperti itu. Oh ya, waktu TK aku sempat di tanya sama guru, soalnya dulu waktu di kelas aku sangat pemalu dan pendiam. Sampai orangtuaku berkata " Indah itu seperti gong, harus dipukul dulu baru berbunyi" Ya, bagaimana tidak? Aku tidak terlalu akrab dengan guru-guru. Lanjut ke pertanyaan tadi.. Aku ditanyai begini "Indah, rambut itu ada berapa hayoo?" Aku gugup sekali waktu guru bertanya kepadaku, aku cepat menjawab pertanyaan itu "Sa.. Satu ibu guru" Lalu teman-teman TK pada tertawa, aku tak mengerti apa yang mereka tertawakan. Padahal menurutku waktu itu jawabanku benar *pemikiran anak kecil* Waktu itu aku mengikat 1 rambutku, apa salahnya kan? Aku ceritakan hal itu kepada orangtuaku dan mereka tertawa, ya serasa anak yang paling bodoh bukan? Lalu orangtuaku menjelaskannya kalau rambut itu gak hanya 1.
Di TK juga ada PR, menggambar bentuk, aku malas mengerjakannya. Tapi untunglah ada tanteku *tinggal di rumah waktu itu* yang mengajariku. Paling susah itu waktu gambar pohon kelapa *bentuknya seperti bintang lalu ada 1 garis yang menghubungkannya agar jadi seperti batang* dan aku paling susah kalau disuruh membaca kata "lebar - sempit" bahkan aku tak bisa membedakannya!! Oh God!
  Naik ke TK B, aku berpisah dengan Bagus. Aku harus beradaptasi lagi nih, soalnya gak ada yang aku kenal waktu TK A. Selalu menyendiri, dan rendah diri karena waktu itu aku kan super duper gendut. Mungkin semua orang takut pada cewek gendut. Aku hanya kenal sama Saras. Pertama kali kenal Saras di TK B. Lalu semua berubah, aku dapat menyesuaikan diriku di TK B. Aku mempunyai banyak teman.
Tapi Lisa tiba-tiba harus pindah ke Sawangan. Aku sedih sekali, dan aku mengetahuinya telat. Aku tahu dari papa nya. Ia pindah sejak kepergian ibunya. Sempat bingung juga kenapa mama Lisa kok akhir-akhir itu tidak ada. Sejak saat itu, temanku di komplek perumahan hanya Nadhil. Kalau sore-sore, aku, Bagus dan Nadhil bermain bola. Aku yang jadi kipernya. Dan tiba-tiba, tetangga yang selama itu tidak aku kenal keluar rumah, dan kami menyamperinya. Ternyata namanya Dedi. Nadhi mengajak dia bermain bola. Ya, kami rencana untuk membuat tim, tapi apa daya kami hanya 4 orang. Kemampuan Dedi untuk menendang tidak sebagus Nadhil dan Bagus karena faktor badan yang tak memenuhi. Lalu karena dilatih, akhirnya kemampuan menendangnya mulai meningkat, penjagaannya juga bagus. Nadhil yang dulu sang kapten, memanggil anak-anak komplek atas *belum dapat dikatakan komplek karena masih perkampungan* untuk menantang bermain sepak bola. Aku sangat kaget karena aku belum tau kemampuan menendang mereka.
"Tapi, aku belum tau kemampuan mereka"
Bagus, Dedi dan Nadhil hanya menatapku.
"Tenang kiper, aku gak akan membiarkan bola itu masuk  ke gawang" kata Nadhil.
Aku masih mengingat kata-kata itu. Lalu Bagus dan Dedi hanya tersenyum.
Dan ternyata mereka memang menepati janji mereka.
Pertandingan bola di luar depan rumahku selalu diadakan setiap 2 minggu sekali. Nadhil rajin banget manggil anak-anak itu.
Dan suatu saat bola itu menuju ke arahmu, mereka mau menendang bola itu.
Tendangan yang sangat keras, aku berusaha menangkap bola itu, tangan telah berada di depan dada. Dan tertangkap, aku berhasil.
"Bagus kiper"
Bola itu aku beri ke Nadhil lagi.
Kami selalu menang melawan anak-anak mereka.
Sampai saatnya banyak anak laki-laki yang mengetahui pertandingan itu dan mereka tertarik. Dari situ aku banyak berkenalan dengan teman laki-laki. Mengapa aku berteman dengan laki-laki? Karena mereka tidak sombong. Ilham, Marcell, Amos dll. Dan saat itulah aku tidak menjadi kiper lagi, melainkan menjadi manager.
Ya, kehidupan TK yang sangat menyenangkan kan? ^^

0 komentar:

 

all about.... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea