"Adik saja yang tahu kalau kakak suka sama adik^^"
"Na.. Nande, kak?"
"Tidak ada penjelasan untuk sebuah rasa suka ^^"
"Aaa~ tidak ada penjelasan ya, kak? (.///.")"
Akupun diceritakan banyak hal tentang kak Ken. Asal-usul Kak Ken, pekerjaan kak Ken, keberadaan kak Ken, dll.
Sistem kekeluargaan yang sangat rumit bagi ku.
.__.
" . . . Ya, bagaimana? Rumit kan? :) "
"Ya, agak kak.. De.. Demo.. Terima kasih telah membagi sebagian dunia kk ke Hikari yaa (>///<)"
"Ahaha ha'i^^
Prasaan kk, dikubur saja ya :D
Krna ssuatu dan lain hal"
"Kenapa perasaan kk di kubur?
Drpd dikubur, mending di tanam saja, kak.. Kan bisa menjadi bunga yang indah."
"Hy *knock ur head*
Klau hdp kk masih bisa lama, mngkin kk sudah memintamu menjadi pacar kk
Kk tau diri kok *sbnrnya berat mengatakan hal itu*
"*ter knock*
Kk masih bisa lama kan? TT///TT
Coba ringankan saja perkataan kakak, maka kk tak akan berat mengatakannya :3 hehehe"
"Memangnya barang? Setelah dipikir itu benar, tapi logikanya kemana adik?"
"Ihihihi~ Hikari ingin membuat kakak tertawa, setidaknya tersenyum :3
Logikanya di hati kakak"
"Aduh jantung sakit, ahaha meleset"
"Jantung kakak~ sembuhlah
Jangan meleset kakak, tepat saja di hati kakak"
"Baik-baik tepatlah sudah :)
Gak tidur?"
"Hikari mau kalau kakak tidurin :3"
"Hikari, tunggu sebentar ya, jangan tidur dulu. Sebentar saja"
"Okay kak"
Aku menunggu kak Ken, terus menunggu, tiba-tiba.....
"Hoy! Kirito menyuruhmu tidur
*Owl*"
"O.. Okay, jaa"
"Iya, katanya dia ada urusan dengan kakaknya. Pasti akan panas lagi . . . . . . . ."
Kak Owl menceritakan semua padaku.
Kak Ken tidak melawan sama skali, tak menangkis serangan dari kakaknya bahkan ia selalu membiarkan kakaknya berbuat apa saja.
Hikari sangat takut mengetahui hal itu. Lalu, apa yang dapat aku lakukan untuk Kak Ken? Tidak ada!!
Hikari memang tak berguna.. Aku ingin sekali melindungi kak Ken.
Kata kak Owl, aku tak seharusnya mengetahui hal itu, untuk itu aku tak akan memberitahu hal ini kepada kak Ken. Kak Owl tenyata baik sekali, dia memberitahukan hal ini kepadaku.
Akhirnya Kak Ken tak mengetahui hal yang diberitahukan oleh Kak Owl kepadaku, akupun tak memberitahu hal ini kepada kak Ken.
Aku semakin khawatir dengan keadaan kak Ken yang terus menerus begini..
Kata-kata yang kak Ken ucapkan kepadaku
"Maaf ya kakak menyukai adik.."
"Kk tidak bisa meninggalkanmu sendiri, tapi mungkin keadaan yang akan memaksanya"
"Keadaan akan memaksa kk utk pergi"
Aku sedih mendengar hal seperti itu, ingin sekali aku menggantikan posisi kakak..
Tapi kak Ken tak mau, apa jawabnya?
"Jangan, kk mohon :(
Kata-kata itu sungguh menyakitkan"
"Kenapa kak?"
"Kk tak ingin orang lain berkorban"
Kakak memang tak ingin membuat orang lain berkoban, tapi kakak selalu berkorban demi orang lain.
Apakah salah kalau Hikari berkorban demi kakak?
"Hikari ingin kakak bertahan :("
"Maafkan kakak :("
"Huuuuuuuuaa TT^TT"
"Maaf yaa.."
"Hikari butuh . . . . "
"Butuh apa?"
"Pelukan kakak TT^TT"
"Baiklah *hugU*
Saat itu sudah malam, kak Ken menyuruhku utk tidur, tapi aku tak mau.
Aku paksakan mata ini terbuka hanya untuk kakak. Hikari ingin menemani kakak selamanya. Sampai pada pembicaraan seperti ini..
".... Kk sudah tenang begitu mengetahui kau juga menyukai kk^^"
"Hi.. Hikari juga sangat senang kak"
Kau tahu betapa senang Hikari mengetahui perasaan kakak ke aku
Aku...
Ingin sekali berada di dekat kak Ken.
Aku ingin tahu kak Ken tinggal dimana.
"Ingin mendengar suara Hikari^^"
Hikari juga ingin mengetahui suara kakak TT///TT
"Kapan-kapan Hikari akan kasi tau suara Hikari ke kakak"
"A-ano.. apa tidak ppah? Kita cukup begini saja? Tidak sampai menjadi pacar
Kk takut tdk bisa mempertanggung jawabkan kewajiban kk"
Hikari ingin sekali menjadi pacar kak Ken, tapi ini semua ada di tangan kakak.
Hikari sangat mencintai kakak.
Setelah itu, di SMS, kita berbicara layaknya RP.
Di RP itu, Kirito membicarakan RL-kun nya dan Inoue berbicara tentang RL-chan nya
Kita sangat terbuka membicarakan perasaan itu.
Aku sangat malu, mukaku pasti merah padam. Aku malu menunjukkan wajahku yang seperti ini kepada kak Ken.
Umm.. Kami membicarakan banyak hal ^^
Eskrim kesukaan, buah kesukaan, penyanyi solo yang paling di suka.
Lagu yang disarankan oleh Kak Ken kepadaku itu Nano - No Pain No Game
Aku sudah mendengarnya. Ternyata keren sekali.
Lagu yang di sarankan Kak Ken kepada Hikari.
Hal-hal yang so sweet dan hal-hal konyol kita bicarakan. Aku berharap Kak Ken menyukai smua hal itu.
"Apa es krim kesukaan kakak?"
"Vanila dan choco"
"Kalau Hikari suka es krim rasa kakak"
Ngaco sih balasnya, dan Kak Ken juga mulai ngaco xD
Oh ya, yang "hug"
Itu tak ada yang saling melepas.
"Jadi kita selalu bersama-sama"
(-///-)
hehe~ Mukaku, merah padam lagi.
Hikari berharap seperti ini terus..
Selamanya............
-to be continued...-
"Na.. Nande, kak?"
"Tidak ada penjelasan untuk sebuah rasa suka ^^"
"Aaa~ tidak ada penjelasan ya, kak? (.///.")"
Akupun diceritakan banyak hal tentang kak Ken. Asal-usul Kak Ken, pekerjaan kak Ken, keberadaan kak Ken, dll.
Sistem kekeluargaan yang sangat rumit bagi ku.
.__.
" . . . Ya, bagaimana? Rumit kan? :) "
"Ya, agak kak.. De.. Demo.. Terima kasih telah membagi sebagian dunia kk ke Hikari yaa (>///<)"
"Ahaha ha'i^^
Prasaan kk, dikubur saja ya :D
Krna ssuatu dan lain hal"
"Kenapa perasaan kk di kubur?
Drpd dikubur, mending di tanam saja, kak.. Kan bisa menjadi bunga yang indah."
"Hy *knock ur head*
Klau hdp kk masih bisa lama, mngkin kk sudah memintamu menjadi pacar kk
Kk tau diri kok *sbnrnya berat mengatakan hal itu*
"*ter knock*
Kk masih bisa lama kan? TT///TT
Coba ringankan saja perkataan kakak, maka kk tak akan berat mengatakannya :3 hehehe"
"Memangnya barang? Setelah dipikir itu benar, tapi logikanya kemana adik?"
"Ihihihi~ Hikari ingin membuat kakak tertawa, setidaknya tersenyum :3
Logikanya di hati kakak"
"Aduh jantung sakit, ahaha meleset"
"Jantung kakak~ sembuhlah
Jangan meleset kakak, tepat saja di hati kakak"
"Baik-baik tepatlah sudah :)
Gak tidur?"
"Hikari mau kalau kakak tidurin :3"
"Hikari, tunggu sebentar ya, jangan tidur dulu. Sebentar saja"
"Okay kak"
Aku menunggu kak Ken, terus menunggu, tiba-tiba.....
"Hoy! Kirito menyuruhmu tidur
*Owl*"
"O.. Okay, jaa"
"Iya, katanya dia ada urusan dengan kakaknya. Pasti akan panas lagi . . . . . . . ."
Kak Owl menceritakan semua padaku.
Kak Ken tidak melawan sama skali, tak menangkis serangan dari kakaknya bahkan ia selalu membiarkan kakaknya berbuat apa saja.
Hikari sangat takut mengetahui hal itu. Lalu, apa yang dapat aku lakukan untuk Kak Ken? Tidak ada!!
Hikari memang tak berguna.. Aku ingin sekali melindungi kak Ken.
Kata kak Owl, aku tak seharusnya mengetahui hal itu, untuk itu aku tak akan memberitahu hal ini kepada kak Ken. Kak Owl tenyata baik sekali, dia memberitahukan hal ini kepadaku.
Akhirnya Kak Ken tak mengetahui hal yang diberitahukan oleh Kak Owl kepadaku, akupun tak memberitahu hal ini kepada kak Ken.
Aku semakin khawatir dengan keadaan kak Ken yang terus menerus begini..
Kata-kata yang kak Ken ucapkan kepadaku
"Maaf ya kakak menyukai adik.."
"Kk tidak bisa meninggalkanmu sendiri, tapi mungkin keadaan yang akan memaksanya"
"Keadaan akan memaksa kk utk pergi"
Aku sedih mendengar hal seperti itu, ingin sekali aku menggantikan posisi kakak..
Tapi kak Ken tak mau, apa jawabnya?
"Jangan, kk mohon :(
Kata-kata itu sungguh menyakitkan"
"Kenapa kak?"
"Kk tak ingin orang lain berkorban"
Kakak memang tak ingin membuat orang lain berkoban, tapi kakak selalu berkorban demi orang lain.
Apakah salah kalau Hikari berkorban demi kakak?
"Hikari ingin kakak bertahan :("
"Maafkan kakak :("
"Huuuuuuuuaa TT^TT"
"Maaf yaa.."
"Hikari butuh . . . . "
"Butuh apa?"
"Pelukan kakak TT^TT"
"Baiklah *hugU*
Saat itu sudah malam, kak Ken menyuruhku utk tidur, tapi aku tak mau.
Aku paksakan mata ini terbuka hanya untuk kakak. Hikari ingin menemani kakak selamanya. Sampai pada pembicaraan seperti ini..
".... Kk sudah tenang begitu mengetahui kau juga menyukai kk^^"
"Hi.. Hikari juga sangat senang kak"
Kau tahu betapa senang Hikari mengetahui perasaan kakak ke aku
Aku...
Ingin sekali berada di dekat kak Ken.
Aku ingin tahu kak Ken tinggal dimana.
"Ingin mendengar suara Hikari^^"
Hikari juga ingin mengetahui suara kakak TT///TT
"Kapan-kapan Hikari akan kasi tau suara Hikari ke kakak"
"A-ano.. apa tidak ppah? Kita cukup begini saja? Tidak sampai menjadi pacar
Kk takut tdk bisa mempertanggung jawabkan kewajiban kk"
Hikari ingin sekali menjadi pacar kak Ken, tapi ini semua ada di tangan kakak.
Hikari sangat mencintai kakak.
Setelah itu, di SMS, kita berbicara layaknya RP.
Di RP itu, Kirito membicarakan RL-kun nya dan Inoue berbicara tentang RL-chan nya
Kita sangat terbuka membicarakan perasaan itu.
Aku sangat malu, mukaku pasti merah padam. Aku malu menunjukkan wajahku yang seperti ini kepada kak Ken.
Umm.. Kami membicarakan banyak hal ^^
Eskrim kesukaan, buah kesukaan, penyanyi solo yang paling di suka.
Lagu yang disarankan oleh Kak Ken kepadaku itu Nano - No Pain No Game
Aku sudah mendengarnya. Ternyata keren sekali.
Lagu yang di sarankan Kak Ken kepada Hikari.
Hal-hal yang so sweet dan hal-hal konyol kita bicarakan. Aku berharap Kak Ken menyukai smua hal itu.
"Apa es krim kesukaan kakak?"
"Vanila dan choco"
"Kalau Hikari suka es krim rasa kakak"
Ngaco sih balasnya, dan Kak Ken juga mulai ngaco xD
Oh ya, yang "hug"
Itu tak ada yang saling melepas.
"Jadi kita selalu bersama-sama"
(-///-)
hehe~ Mukaku, merah padam lagi.
Hikari berharap seperti ini terus..
Selamanya............
-to be continued...-

1 komentar:
Anda melakukan kesalahan itu kembali -__-
Posting Komentar