Blogger Widgets all about....: A Little Message for Brother in Heaven

Jumat, 22 November 2013

A Little Message for Brother in Heaven

By Indah_chan di 23.27
Tuhan.. Tuhan, bisakah Kau sampaikan pesan ini kepada kakak yang ada di surga? Aku ingin sekali berbicara dengannya. Aku ingin bercerita kepadanya tentang dunia ini. Aku ingin dia tau tentang duniaku sekarang.....

Tuhan, bisakah Kau menyampaikan pesanku kepadanya? Sekali ini saja.
Tuhan, apakah kau mendengarnya?
Pernyataan bahwa "Manusia itu kuat" pasti semua itu bohong, bukan?
Pernyataan bahwa "Manusia itu tangguh" juga bohong.

Jika aku diberi kesempatan untuk berbincang dengannya, aku akan menceritakan kebahagiaan kepada kakak bahwa aku benar-benar mencintai seseorang. Kenyataan kalau aku mencintainya tak bisa dirubah oleh siapapun. Aku ingin mencintai dia, tapi . . . . Kenyataan kalau ia masih mencintaiku sepertinya sudah hilang.

Tuhan, sampaikan pesan kepada kakak. Sampaikan pesan bahwa aku bahagia di sini. Jangan katakan bahwa aku sedang sakit, jangan katakan keadaanku yang sebenarnya kepada kakak. Katakan bahwa hubunganku dan orang yang aku cinta sekarang baik-baik saja. Katakanlah itu.

Kenyataan bahwa dunia itu pahit . . . Tolong jangan katakan kepadanya.
Hanya itu saja pesanku.
Sampai kapanpun, aku akan selalu bersama orang yang aku cinta di dunia ini.

Kakak, jika besok aku bertemu denganmu di Surga, izinkan aku untuk mencintai orang yang aku cinta di bumi selamanya.
Kak, apakah kau ingat tentang perkataanmu?
"Cinta pertama mengajarkan kita arti cinta, sedangkan cinta terakhir mengajarkan kita hidup."
Aku banyak belajar tentang kehidupan bersamanya, aku banyak belajar karena dia, aku berjuang untuknya, aku bersemangat karena dia.
Tapi . . . . . .
Ah, tak apa, kak. Orang yang aku cinta sepertinya tidak menginginkan kehadiranku lagi. Entah apa salahku. Dia tak ingin membagi dunianya kepadaku. Tak apa . . .
Bohong jika ku katakan kalau aku "kuat"
Bohong jika ku katakan kalau aku "terima dengan lapang dada"
Bohong jika ku katakan "aku tak membutuhkannya lagi"
Aku hanya berharap, kakak ingin melindungi dia di saat dia susah.
Mengapa tidak aku?
Karena orang yang ia percayai hanya kakak.
Terima kasih kakak, terima kasih orang yang aku cinta karena kalian telah menemaniku.
Aku akan menunggu orang yang aku cinta, kak.
Tapi harus janji kakak akan menemaninya di saat dia susah, okay?

-I N D A H-

0 komentar:

 

all about.... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea