Blogger Widgets all about....: Sometimes_Chapter XV - Hiro become Hero ( 2 )

Sabtu, 12 Januari 2013

Sometimes_Chapter XV - Hiro become Hero ( 2 )

By Indah_chan di 04.10
Setelah selesai makan, aku dan Kak Hiro jalan-jalan bersama lagi.
Kali ini aku dan Kak Hiro akan kerumah Kak Yuki, entah apa setan yang merasuki jalan pikirannya sampai mau bermain bersamaku.
"Mama, aku dan Kak Hiro mau main ke rumah Kak Yuki.."
"Hah? Main lagi?"
"Iya nih mah, kan anak-anak juga butuh bermain.." kata Kak Hiro.
"Hiro, kamu bukan anak-anak lagi" Mama mulai menyipitkan matanya.
"Ahahaha~ Kak Hiro masih kecil ya? Berarti nanti I-chan yang jagain kakak deh, ma"
"Dasar anak kecil! Niat kakak membela kamu tau.."
"Weeek" ejekku sambil mengeluarkan lidah.
"Iya, iya.. kalian boleh bermain lagi kok. Asal pulangnya jangan malam-malam yaa"
"Iya mamah, tenang saja. Serahkan semua padaku dan aku akan menjaga anak kecil yang satu ini"
"Iiiih!! Apaan sih kakak?"
"Okeeh maa, aku dan I-chan pergi ke rumah Yuki dulu ya" kata kakak sambil menarik tanganku.
"Okeeh, hati-hati yaa"
"Heei.. kak! umm.. Oke mama"

Kreeek..
Bunyi pintu pagar yang di tarik Kak Hiro.
Kami mulai berjalan menuju rumah Kak Yuki.
Tak jauh dari rumahku.
Baru beberapa meter dari rumah, tiba-tiba saja...

Tiiin.. tiiin!!

Terdengar suara klakson mobil.
Aku tak sadar ternyata aku berjalan di tengah jalan. Tapi aneh saja, tidak biasanya ada mobil yang berlalu lalang di gang yang dapat dikatakan cukup sempit.
Suara klakson mulai terdengar sangat keras.
Tubuhku sepertinya sangat lambat untuk mencapai tepi dan mendekat kepada Kak Hiro.
"Kaaa..."
"I-chaaan!!" Teriak Kak Hiro.
Ia mulai mendorong aku ke tepi jalan.

"Kaaak!!"

Tiiin.. Tiin!!
Mobil itu mulai melaju cepat setelah hampir menabrakku.
"Kak!! Kak Hiro!!"
"...."
"Kaak!! Jawab kak!!" aku berteriak kepada Kak Hiro. Tak terasa air mata mulai bercucuran. Tapi.. Kak Hiro masih saja tak menjawabku.
"Kak Hiro.."
Air mataku mulai menderas layaknya air terjun Niagara dan menetes ke wajah Kak Hiro. Aku sangat khawatir sama Kak Hiro. Masalahnya tadi Kak Hiro menyelamatkanku dan jatuh ke jalan. Dia berusaha melindungiku. Kak Hiro tepat berada di bawahku, otomatis Kak Hiro pasti terluka.
"Kak Hiro.. Jangan tinggalin I-chan duluu.."
Aku mulai memeluk Kak Hiro.

Tangan? Tangan siapa?
"Hehe.. Dasar I-chan.. Kakak gak apa-apa kok.. Ini mujizat tau! Ternyata kamu selamat"
"Huuuaaa!! Kak Hiro bodoooh~"
"Tenanglah I-chan, kakak tidak apa-apa"
"Bagaimana gak  apa-apa kak? Kakak menyelamatkanku dan tepat berada di bawahku. I-chan takut kakak kenapa-kenapa.. Huuuaa!!"
Kak Hiro berusaha bangkit untuk duduk, sambil memelukku ia berkata
"Kakak gak apa-apa selagi kamu selamat, tersenyumlah I-chan"
"Kakak jangan melakukan hal bodoh seperti itu lagi!! Huuuaa!!"
"Ayo bangkit berdiri, anak kecil!! Kita akan ke rumah Kak Yuki kan?"
"Nggak mau! I-chan mau jaga kakak dulu sampai kakak sembuh"
"Dasar! Kakak udah gak kenapa-kenapa lagi tau!"
Aku hanya terdiam, tak mungkin kakak nggak kenapa-kenapa.

"Haaah~ apa boleh buat"
"... Kenapa, kak?"
Kak Hiro mulai menunduk, mendekatiku dan...
"Heeei!! Apa yang kakak lakukan?"
"Gak tau ya? Ini namanya menggendong"
"Uggh!! Kakak kan masih sakit!"
"Seorang cowok gak akan mungkin terlihat lemah  di depan seorang cewek, bukan?"
Benar apa kata Kak Hiro.. Seorang cowok gengsinya sangat tinggi.
"Apalagi kalau di depan adiknya. Ia gak akan membuat adik kecilnya yang manis menangis."
"Kak Hiro..."

"Ayoo bangkit!!"
"Yooosssh!!"
Kak Hiro menggendongku sampai ke rumah Kak Yuki nanti.
Tubuhnya seolah berkata "seorang cowok harus melangkah maju dan gak boleh menyerah"
Itulah Kak Hiro! Kakakku seorang, gak ada yang bisa menandingi kehebatan kakakku, bahkan Kak Petzu. :)

0 komentar:

 

all about.... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea