Hubungan kami terus berlanjut. Awalnya dia mempunyai bnyk
waktu untukku, tetapi lama kelamaan dia tak mempunyai waktu lagi. Aku merasa
kesepian. Tapi aku berusaha menyembunyikan perasaan itu. Terkadang aku berpikir
untuk menanyakan apakah dia masih peduli terhadapku? Tetapi aku buang pertanyaan
itu jauh-jauh dari benakku. Aku yakin, dia pasti akan menjawab bahwa ia peduli
terhadapku.
Aku selalu memikirkannya, menanyakan bagaimana keadaannya,
tetapi dia tidak pernah menanyakan bagaimana kabarku. Memang aku tidak
membutuhkan imbalan agar dia bertanya balik. Tetapi dia seperti nya sama sekali
tak peduli sama aku.
Aku dan dia sekarang agak sedikit renggang...
Beberapa tahun aku melewati hari-hari bersama dia. Akupun
sudah beranjak ke kelas 1SMA. Saat selesai semester 1, aku mencoba untuk
menggambar personil band yang dia sukai. Aku berharap dia menyukainya, dan akan
ku beri kepada dia saat dia datang.
"Aku akan ke rumah Kak Yuki untuk menunjukkan
ini."
Tiba-tiba...
Bruuuuk!!
"Aduuuh! Kalau jalan hati-hati donk!"
"Maaf ya, aku terburu-buru nih"
"Tapi, gambarku jadi lecek! Tanggungjawab!"
"Hah? Gambar? Kamu bisa gambar?"
"I..iyaa, emank kenapa?"
"Aku liat, boleh?"
"Hu'um..ini..."
"Hyde?"
"Kamu kenal?"
"Yaa.. Ini kan anggota band yang aku sukai"
"L'arc~en~ciel?"
"Yuup..oh ya kenalkan, aku Jun. Aku kuliah di kota
sebelah sih."
"Ooou.."
"Tapi Hyde di sini terlihat manis."
"Jadi karyaku jelek ya?"
"Nggak, bukan jelek. Tapi manis kok. Ini batiknya
detail sekali."
"Makasih, Ju..maksudku Kak Jun"
"Tapi ini proporsi badannya kurang, kapan2 kalau ada
waktu, aku akan mengajarkanmu tentang proporsi badan ya."
"Hu'um Kak Jun. Makasih."
"Sama-sama. Besok ada waktu kan?"
"Ada kak. Mau dimana?"
"Cafe yang di sana."
"Wookeeeh~"
"Ini kamu gambarnya gak pake kerangka awal ya?" Sambil
mengembalikan gambarku kepadaku.
"Hehehe~ nggk kak. Darimana kakak bisa tahu? Tapi nama
ku bukan 'kamu' namaku Ichirin." Menerima gambarku kembali.
"Sangat jelas tau" muka Kak Jun terlihat kusut
sekali. Hihihi..
"Okee Ichirin~chan, aku tunggu besok yaa"
Kak Jun melanjutkan pembicaraannya lagi dan mengelus-elus
kepalaku, padahal aku baru kenal sama Kak Jun. Apa kak Jun orangnya baik?
"Bye Ichirin~chan"
"Babay kak"

0 komentar:
Posting Komentar