Blogger Widgets all about....: Sometimes_Chapter XI - How about your feeling to him?

Senin, 10 Desember 2012

Sometimes_Chapter XI - How about your feeling to him?

By Indah_chan di 01.57


Tidak.. Tidak.. Aku gak boleh suka sama Kak Jun. Bagaimanapun dia hanya sebatas kenalan yang mengajariku untuk menggambar lebih bagus, singkatnya dia adalah guru yang mengajariku gambar. Lagian aku sudah mempunyai Kak Petzu. Walaupun Kak Petzu gak sedang berada di kota ini, tetapi aku yakin, suatu saat dia akan datang ke kota ini. Akupun sudah janji sama Kak Petzu kalau aku akan setia sama dia apapun keadaannya.
Tetapi, sudah lama pacaran jarak jauh, hanya aku yang memperhatikan dia. Awal-awalnya memang dia baik banget, selalu memperhatikanku. Tetapi, seiring perkembangan waktu, dia berubah. Asal aku bertanya mengapa dia tak pernah mengirimi aku SMS lagi, dia hanya balas kalau dia sibuk bekerja. Walaupun begitu, aku tetap saja sedih. Kalau begini terus, aku seperti tak di anggap.

"Hei I-chan!!" Sambil menepuk pundakku. Lantas itu menyadarkanku dari lamunanku.

"Hei, kasian I-chan! Jangan begitu" kata Kak Jun yang sepertinya membelaku, atau mungkin dia membela yang benar? (Seperti ultraman? *abaikan ini)

Aku tak mengucapkan sepatah katapun. Aku hanya diam dan meminum minuman (yang seharusnya) punya Kak Jun yang diberinya tadi.
Jus apel. Ternyata Kak Jun memesan Jus apel? Warnanya menipu. Tetapi, mungkin menjadi kelebihan cafe ini.
Kak Jun suka apel? Masa sih? Eh, ngapain aku mencari tau kesukaannya?

Akhirnya makanan dan minuman yang di pesanpun habis. Kak Jun membayar semuanya. Aku kira Kak Jun hanya bohong, ternyata benar ditraktir.

"Yuki! Habis ini kita mau kemana?"

Kenapa harus Kak Yuki yang ditanyai seperti itu?
Aduuuuh!! Apa yang ada di pikiranku?!! Tenanglah Ichirin!!

"Aku mau pulang"

Hah?! Apa?! Aku bicara apa?! Tapi kenapa? Mulut ini berbicara secara tiba-tiba! Aku... Kenapa? Masa baru kenal sudah... Ini.. Gak boleh.. Aku sudah.. Pikiranku kacau!!!

"I-chan.. Biar aku antar ya."

"Oke.. Okee.. Ahahaha.. Aku pulang duluan saja ya Jun! Sekalian aja I-chan diajarin gambar yang bagus. Ahahaha!"

Sempat terlintas bahwa Kak Yuki menyukai Kak Jun. Tapi, kata-kata tadi menunjukkan kalau Kak Yuki hanya menganggap Kak Jun sebagai sahabatnya.
Akhirnya aku pulang ke rumah dengan keadaan membawa 1 makhluk yang gak di kenal keluargaku. Apa yang dikatakan kk, mama, dan papa nanti?! Haaah.. Masa aku harus bilang kalo ada orang tersesat?! Aaaah.. Alasan ini, nanti saja aku pikirkan.

"I-chan.. Rumahmu mana?" tanyanya dengan lembut.

"Tinggal beberapa meter dari toko itu."

"Okee.."

Aku jalan berdua saja sama Kak Jun. Beberapa detik aku coba melihat wajah Kak Jun. Tanpa melihat aku, kak Jun sepertinya tahu bahwa aku melihatnya, lalu kak Jun bertanya..

"Ada apa I-chan? Ada sesuatu yang aneh di wajahku?"

"Hah?! Anuu.. Gak ada kak!!" Cepat-cepat aku memalingkan wajahku dari hadapannya.
Akhirnya sudah sampai di rumahku. Tak terasa.

"Wah, rumahmu yang berpagar kuning ini ya? Tampak rindang dan nyaman untuk di tempati."

"Benarkah kak?"

"Iyaa.." Kak Jun menjawab sambil tersenyum.
Senyumnya... Anu.. Biasa aja sih..

"Wah, rumahmu dekat juga dengan cafe tadi." Lanjut Kak Jun.

"I.. Iya kak.. Ayo, silahkan masuk."
Aku mengetuk pintu rumahku. Terdengar suara Kak Hiro yang mengatakan tunggu sebentar.

0 komentar:

 

all about.... Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea