Tak lama Kak Hiro
membukakan pintu, dan sepertinya ia terkejut dengan hasil bawaanku ke rumah.
"Aku
pulaang..." Kataku.
"I-chan..
Ini...." Kata Kak Jun dengan terbata-bata dan memasang muka yang
sepertinya terkejut.
"Permisi..."
Suara Kak Jun terdengar sangat sopan.
Tiba-tiba mama
datang dari dapur menuju ruang tamu.
"I-chan, ini
siapa?"
"Anuu.. Guru
les gambar, mah.. Nemu di jalan.."
"Ooou.."
Ibu cepat-cepat
ke arah dapur, membuatkan minuman untuk Kak Jun.
"Jun?"
Kata Kak Hiro dengan sok akrab.
"Ya?"
Jawab Kak Jun dengan nada sok cool.
Sentak aku
tertawa.
"Ahahahahaha"
"Ada apa
I-chan?" Tanya Kak Jun.
"Ahahahaha..
Tak apa kak.. Lagian Kak Jun dan Kak Hiro sok cool semua sih.. Aku aja yang
kenalin deh.. Kak Jun, ini Kak Hiro, kakakku. Kak, ini Kak Jun."
Aku memegang
tangan Kak Hiro agar Kak Hiro menyalam tangan Kak Jun. Saat memegang tangan Kak
Jun, tangan kananku gemetar.
Aduuuh.. Kak Jun
bisa merasakan tanganku gemetar kalau begini. Ayo Ichirin!! Relax!! Selow!!
Astagaa..
"Jun"
"Hiro"
Aku melihat mama
keluar dari dapur. Membawa nampan dan tersusun di atasnya 2 buah cangkir yang
terisi teh.
"Mari, nak.
Silakan di minum." Kata mama sambil menyerahkan cangkir teh itu kepada Kak
Jun.
"Makasih,
tante." Dengan senyum (maut *bagiku*) Kak Jun mengucapkan itu.
Wuuuaaah!!
Senyumnya!!
Tapi, pasti Kak
Jun sepertinya sudah memiliki pacar.
"Mama pergi ke rumah teman mama dulu ya.."
"Okee ma.."
"Hiro!! Jaga I-chan ya!"
"Yo!" teriak Kak Hiro dari kamarnya.
Setelah Mama pergi, Kak Jun memulai pembicaraan duluan.
"Ayoo
I-chan, kapan bisa mulai?"
"Mulai?!
Mulai apa?!"
Pikiranku mulai
panik, aku lupa mendadak. Adakah aku berjanji sesuatu ke Kak Jun?
Glek. Aku menelan
air ludahku.
Kak Jun
menatapku. Ada apa? Kenapa?
"I-chan..." suara Kak Jun memanggilku dengan lembut. Tunggu!! Dia mulai mendekatiku. Mulai menjauhinya dengan mata tertutup, aku tak kuat dengan tatapannya!!
Apa ini?! Tunggu dulu Kak Jun!! Aku.. Aku.. Sudah memiliki pacar, walaupun dia jauh. Aku harus menepati janjiku sama dia.
Sentak dia terdiam, aku mulai membuka mataku sedikit demi sedikit.
"Hei I-chan!"
"A?"
"Gitar!!"
"??"
"I.. Itu punya siapa?"
"Oooh, punya Kak Hiro.."
"Holaa!" Tiba-tiba terdengar suara Kak Hiro.
"Aku boleh meminjam gitarmu sebentar?"
"Boleeh..boleeh kak.. Mainkan sajaa~"
"I-chan, ini gitar ku"
"Hehehe.. Gak apa-apa dong Kak"
"Ahahaha.. Silakan saja, kau bisa bermain gitar?"
"Ya, tapi masih cupu.."
"Coba mainkan!"
Hatiku berdegup kencang. Padahal Kak Jun belum memainkannya.
Dengan jari-jarinya yang panjang, dia mulai memetikkan senar pada gitar.
Tunggu!! Aku mengetahui lagu ini!
Lagu dari L'Arc~en~ciel - Anata.
Apakah Kak Jun akan bernyanyi?
Instrumennya, sepertinya dia ubah..
"nemure nakute mado no tsuki o miageta...
omoeba ano hi kara"
Deg!! Tidak! Jantung!! Berhentilah berdegup karena dia!!
Kak Jun melanjutkannya lagi..
"sora e tsuzuku kaidan o hitotsu zutsu
aruite kitanda ne
nani mo nai sa donna ni mi watashite mo
tashika na mono nante
dakedo ureshii toki ya kanashii toki ni
anata ga soba ni iru"
aruite kitanda ne
nani mo nai sa donna ni mi watashite mo
tashika na mono nante
dakedo ureshii toki ya kanashii toki ni
anata ga soba ni iru"
Untuk apa Kak Jun menyanyikan lagu ini?
Seandainya Kak Petzu menyanyikan lagu ini untuk ku...
"chizu sae nai kurai umi ni
ukandeiru fune o
ashita eto terashi tsuzuketeru
ano hoshi no you ni"
ukandeiru fune o
ashita eto terashi tsuzuketeru
ano hoshi no you ni"
Dan, masuklah pada Reff..
Tiba-tiba mulutku bernyanyi. Aaa~ Aku duet sama Kak Jun?
"mune ni itsu no hi ni mo kagayaku
anata ga iru kara
namida kare hatete mo taisetsu na
anata ga iru kara"
anata ga iru kara
namida kare hatete mo taisetsu na
anata ga iru kara"
Dan setelah Reff, aku membiarkan Kak Jun bernyanyi sendiri lagi.
"arashi no yoru ga machi ukete mo
taiyou ga kuzurete mo ii sa
modo kashisa ni jama o sarete umaku ienai kedo
tatoe owari ga nai to shite mo aruite yukeru yo"
taiyou ga kuzurete mo ii sa
modo kashisa ni jama o sarete umaku ienai kedo
tatoe owari ga nai to shite mo aruite yukeru yo"
Instrumennya, suara senar yang dipetik oleh Kak Jun. Dia, seperti profesional..
" modo kashisa ni jama o sarete umaku ienai kedo
tatoe owari ga nai to shite mo aruite yukeru yo"
tatoe owari ga nai to shite mo aruite yukeru yo"
Dan kembali ke reff lagi, aku kira aku dan Kak Jun bakal duet lagi, sampai pada akhirnya Kak Hiro menghancurkannya!!
"mune ni itsu no hi ni mo kagayaku
anata ga iru kara
namida kare hatete mo taisetsu na
anata ga iru kara"
anata ga iru kara
namida kare hatete mo taisetsu na
anata ga iru kara"
Tepuk tangan dari ku untuk Kak Jun.
"Waah.. Kak Jun hebat!"
"Ahahaha.. biasa saja I-chan.."
"Kakak hebat!!"
"Makasih" Jawab Kak Hiro.
"Bukan Kak Hiro!! Tapi Kak Jun.. Weeek"
"Kakakmu cuma aku, I-chan!"
"Ahahaha~"
"Kalian berdua lucu yaa, asik punya saudara"
"Haaah?!" Sentak aku kaget, Kak Jun anak tunggal?
"Loh? Kamu anak tunggal, bro?" Baru saja aku pikirkan pertanyaan itu, Kak Hiro sudah bertanya. Hasrat persaudaraan ya?
"Ada, tapi sudah kerja. Dia sibuk."
Yaak, sama seperti Kak Petzu.
Aku baru ingat, ternyata aku punya janji sama Kak Jun. Bukan aku yang janji deh, tapi Kak Jun yang berjanji mengajariku untuk menggambar proposional badan.
"Kak Jun!!"
"Hoe?"
"Aku ingat!!"
"Ingat apa adikku yang unyuu?" Sambil mencubit pipi ku.
"Aaaah~ Kak Hiro!! Aku bukan anak kecil lagi tau!!"
"Iyaa..iyaa" Dia melepaskan cubitannya.
"Kak Jun, akan mengajariku gambar"
"Oooh, iyaa.. Maaf yaa, jadi lupa.. Ahahaha~"
"Jun! Adikku udah bisa menggambar, kenapa diajarin lagi?"
"Pihak yang tak berkepentingan, silakan pergi"
"Dasar kau ini!"
Akhirnya Kak Jun mengajariku gambar proporsi badan yang pas. Mulai dari "Stickman" lalu "Blockman" dan "Manga jadi".
Aku senang hari ini.
Kak Jun sampai sore berada di rumahku.
Pukul 6 sore, dia akan segera pulang ke rumahnya.
"Makasih untuk semuanya, I-chan, Hiro"
"Aaaa.. Okee bro.. Kapan-kapan datang lagi ya"
Aaa? Datang? Lagi? Deg.. deg..
"E.. Etto.. Maka.. siih.. Kak.. Ju.. Juun.."
"Harusnya aku yang berkata begitu I-chan" katanya sambil mencubit pipi ku.. Wajahnya terlalu dekat. Apakah dia melihat wajahku yang memerah? Aaaa!! Aku tak tahan lagi! Sekarang harus kuakui, aku menyukai Kak Jun!!

0 komentar:
Posting Komentar